FAKTA MENARIK WRESTLING

1.DI BALIK KETANGGUHAN IRAN DI CABANG GULAT

DZoorkhaneh, para pegulat akan dilatih dengan beberapa latihan khusus dengan latar belakang puisi mistis yang dibacakan oleh seorang murshed, atau para tetua melalui pengeras suara. Suasana di Zoorkhaneh ini terasa sangat spiritual dan tenang.

Di dinding Zoorkhaneh juga terpasang lukisan para pahlawan legendaris Iran seperti Rostam, Sohrab dan lain-lain. Tentu saja hal ini untuk memotivasi para pegulat untuk berlatih lebih keras. Di abad modern ini, Zoorkaneh masih terus dipertahankan dalam tradisi yang kental.
Meski aktivitas di  Zoorkhaneh  menurut orang barat terlihat sebagai kombinasi yang aneh dari gulat, latihan kekuatan, dan meditasi namun cara ini menjadi cara terbaik untuk mengembangkan metode pengembangan pribadi dan masyarakat - disertai dengan simbol warisan budaya. Hasilnya adalah  prestasi. 
Di Iran, para pegulat sangat dihormati.  Bahkan ada gelar khusus bagi para pegulat yaitu Pahlavan.  Bagi masyarakt Iran, gulat lebih dari sekadar sebuah olahraga. Seperti penjelasan tentang Varzesh-e Bastani di atas, gulat juga adalah mengenai budaya, tradisi kuno dan sebuah ritual.
Meski tampak kompleks, namun intinya adalah seorang pegulat atau Pahlavan adalah orang yang menjadi panutan atau teladan bagi orang lain dalam berbagai segi kehidupan.  
Pahlavan  mesti memiliki kerendahan hati, kebaikan, moralitas dan pastinya keberanian dan kejantanan. Jika tidak mampu melakukan hal itu,  pegulat tidak pantas mendapatkan gelar Pahlavan.
Bahkan menurut berbagai sumber, di masa lalu, Pahlavan dari kota atau desa bertanggung jawab untuk menyelesaikan pertengkaran, menilai, membantu orang miskin dan berdiri melawan ketidakadilan. Inilah mengapa olah raga ini menjadi sangat populer dan menjadi impian dari anak-anak muda di Iran. 
2.Abdulrashid Sadulaev SEBAGAI TANK RUSIA
Abdulrashid Sadulaev lahir di desa pegunungan kecil Tsurib di Republik Dagestan (semacam provinsi di Rusia), sekitar 1.662 kilometer dari Moskow. Bocah itu mulai bergulat gaya bebas pada usia 10 tahun. Namun, ibu dan kerabat dekatnya bersikeras bahwa ia harus menjadi dokter karena kakak laki-lakinya meninggalkan karier gulatnya karena cedera. Ayahnyalah yang tetap bersikeras agar Abdulrashid menekuni gulat gaya bebas, dan dia terbukti benar.
Bocah itu berlatih dua kali sehari, dan pada usia 17 telah menjadi selebriti lokal setelah memenangkan Cadet Freestyle Wrestling World Championships, setelah mengalahkan semua lawannya dalam waktu dua menit. Setelah itu, jurnalis Amerika menjulukinya "Tank Rusia".
Abdulrashid Sadulaev dari Rusia (merah) merayakan kemenangannya atas Selim Yasar (tidak terlihat) dari Turki selama Perebutan Medali Emas 86kg Gaya Bebas Pria dari Pertandingan Olimpiade Rio 2016 di Carioca Arena 2 di Rio de Janeiro, Brasil pada 20 Agustus 2016.
Pada usia 18 tahun, Abdulrashid pindah dari desanya ke ibu kota republik, kota Makhachkala. Tapi dia harus tinggal di pinggiran kota dan perjalanan ke gym dan kembali membutuhkan waktu yang lama.
Dia harus meninggalkan rumah satu setengah jam sebelum sesi pelatihannya. Kadang-kadang sesi malamnya berakhir setelah marshrutki [minibus yang menyediakan layanan antar-jemput] sudah tidak lagi beroperasi, jadi Abdulrashid harus menggunakan transportasi umum untuk sampai ke pinggiran kota, dan dari sana akan menumpang atau menelepon saudara lelakinya untuk tumpangan.








Komentar

  1. Bagus singkat dan gampang di pahami

    BalasHapus
  2. sangat bagus,bermanfaat bagi kesehatan.

    BalasHapus
  3. oh ternyata ada ritualnya dulu kalo latihan di Iran

    BalasHapus
  4. Abdulrashid Sadulaev patut di contoh

    BalasHapus
  5. sukses ya buat semua pegulat di dunia dan tanah air

    BalasHapus
  6. kalo udah belajar ginian jangan jadi sok paling jago ya kawan

    BalasHapus

Posting Komentar